Straightout
Jakarta
- Mei 1998. Dari sela-sela kerusuhan nasional, terbentuklah
Straightout yang diprakarsai oleh Mui (vocals) dan Pipinx (guitars).
Pada awal musikalitasnya, Straightout di pengaruhi oleh band-band
Hardcore seperti Earth Crisis dan strife. Namun seiring dengan
berjalannya waktu, perjalanan panggung dan pergantian line-up yang
tidak sedikit, mereka tidak lagi memainkan Hardcore. Pengaruh musikal
mereka bergeser ke arah Band Metal macam Hamartia, Dead Blue Sky, Arch
Enemy, The Black Dahlia Murder, Iron Maiden, hingga Cradle of Filth.
Straightout
memiliki suatu ciri sendiri dalam bermusik, bernuansa kelam, sorrow,
dan juga megah. Dipadati dengan tempo yang cepat, fill-in dan
melodi-melodi yang kritis. Dari dentingan piano dan alunan gundah suara
wanita. Hingga sayatan-sayatan gitar yang tebal mendalam. Diiringi oleh
derasnya hentakan drum dan disuarai oleh teriakan pilu yang menggeram.
Ketika perform, Straightout pun memiliki aksi panggung yang cukup
sulit untuk dideskripsikan melalui tulisan semata. Mereka sangguh
enerjik dan atraktif. Dari mengayun, memutar, ber-crowd surfing dengan
gitar atau pun bass mereka, hingga melemparkannya instrument mereka ke
kelantai. Mengenai sejarah personil, Straightout juga memiliki latar
belakang yang cukup unik. Di drumi oleh Beni, yang merupakan seorang
penabuh drum dari The Upstairs, yang merupakan band pionir Nuwave asal
Jakarta. Serta Rebecca pada female voice, adalah seorang wanita
berparas cantik dengan suara khas dan indah, yang sebelumnya juga
sempat menjadi personil dari The Upstairs, dan juga grup dansa
elektronik, Goodnight Electric.
Pada
25 April 2004 Straightout merilis debut full album bertitel Undying
Beauty and the Symphony of Sadness. dalam bentuk CD dan Kaset di bawah
naungan record indie label yaitu Bluesky Records dan bekerja sama dengan
Diselexia Records(Malaysia) serta distribusikan secara online melalui
www.interpunk.com. Album ini menuai respon positif dari fans dan pujian
dari media underground lokal. Dan Terjual Sekitar 2000 copy, sehingga
mengantarkan Straightout ke berbagai pentas indie hingga ajang pensi
SMA bergengsi di Jakarta. Bahkan merambah ke luar kota seperti Bandung,
Purwokerto, Semarang dan Surabaya. Dilanjutkan pada Februari 2005,
mereka merilis split album dengan titel Endzweck Straightout. Split
album ini dilakukan bersama Endzweck yang merupakan salah satu dari
japanese hardcore hero's. Dimana saat ini band tersebut telah bergabung
dengan salah satu lebel trendsetter metal hardcore dunia Goodlife
Recordings, yang juga sempat menangani Avenged Sevenfold dan Poison The
Well. Disusul dengan rangkaian Keep Music Evil Tour 2005 pada 12 – 15
februari 2005 dimana Straightout bersama dengan Cassandra (Malaysian
Metal Core) menjadi Headliner dalam tour di tiga kota yaitu Jakarta,
Bandung, Semarang dan selalu sukses memerahkan suasana dan memompa
adrenalin massa di setiap kota-kota yang mereka datangi.
Pertengahan
2005, pergantian line up kembali terjadi. Kali ini tidak
tanggung-tanggung, Rendy (gitar), Dony (keyboard) dan Bayu (vokal)
keluar dari straightout. Namun kekosongan ini tidak membuat Straightout
kehilangan semangat mereka, hingga Pada pertengahan 2006 terbentuklah
line-up tersolid Straightout yaitu: Demise (eks-Sadistis) – vokal,
Pipinx - guitars, Danny (eks-Perfect Minor) – guitars, Sonny - bass,
Beni (drummer The Upstairs) - drums, Mela (additional player The Sastro)
– keyboards dan Rebecca (eks-Goodnight Electric) - female voice.
Straightout
kembali memasuki studio rekaman pada Desember 2006, Proses rekaman itu
sendiri sebenarnya hanya memakan waktu satu bulan, namun sayangnya
dalam penyelesaian tahap akhir, album ini sempat tertunda. Salah
satunya karena banjir bandang yang menimpa ibukota. Setelah melewati
berbagai macam proses dan kendala, akhirnya album kedua Straightout
yang berjudul “Forsaken Upon Nemesis” pun dapat di rilis pada awal
september 2007 ini. Berisikan dua belas lagu terbaru dengan komposisi
musik yang lebih liar dari yang sebelumnya. (the ay)
GET
PREPARE STRAIGHTOUT 3rd ALBUM"NOCTURNAL BORN VEHEMENCE on may 2011"
yang melahirkan formasi baru DEMISE (VOKILLS) PIPINX (GUITARS) ADJIE
(BASS) GEBES (DRUM)
Members :
DEMISE (VOKILLS)
PIPINX (GUITARS)
ADJIE (BASS)
GEBES (DRUM)



